Turnamen Nasional
Home > Berita > TURNAMEN INTERNASIONAL > [BWF World Championships 2014] Angga/Rian ke 16 Besar
28 Agustus 2014
[BWF World Championships 2014] Angga/Rian ke 16 Besar
 
 

Sumber foto: badmintonindonesia.org

Indonesia menambah wakil lagi di babak 16 besar nomor ganda putra di Kejuaraan Dunia 2014. Setelah sebelumnya Markis Kido/Marcus Fernaldi Gideon berhasil melaju usai memenangi laga "perang saudara" atas Berry Angriawan/Ricky Karanda Suwandi di Ballerup Arena, Copengahen, Angga Pratama/Rian Agung Saputro pun berhasil mengikuti jejang Kido/Marcus.

Berhadapan dengan wakil tuan rumah, Mads Conrad-Petersen/Mads Pieler Kolding Angga/Rian sempat terlihat kesulitan di sepanjang game pertama. Mereka kalah 17-21 namun akhirnya beehasil meraih dua game berikutnya dengan 21-19 dan 21-19.

Adu drive khas ganda putra mewarnai hampir disepanjang pertandingan ini. Pertandingan yang berakhir setelah 63 menit ini sempat diwarnai protes dari Angga/Rian saat serve mereka dinyatakan salah oleh service judge, namun akhirnya mereka mampu mengatasi keadaan ini.

“Total lima kali servis kami berdua disalahkan. Tetapi ini kami jadikan motivasi, jadi tambah semangat mau menang,” ungkap Rian kepada badmintonindonesia.org.

“Tetapi alhamdulillah kami bisa melewati pertandingan ini. Tadi kami banyak melakukan kesalahan-kesalahan sendiri, pokoknya mainnya kurang safe. Saat sudah bisa unggul, kesusul lagi karena hilang fokus dan ini terjadi berulang kali,” tambah Rian.

Mereka mengaku tidak terlalu terpengaruh oleh penonton yang memberikan dukungan penuh kepada lawan mereka. “Tidak terlalu mengganggu juga penontonnya, penonton di sini (Denmark) kan tidak seperti di Indonesia. Lawan kami juga pasangan yang cukup bagus. Dengan postur tubuh yang tinggi, kami tidak bisa asal mengangkat bola, jadi mesti main no lob terus,” jelas Rian.

Di babak 16 besar pertandingan babak 16 besar, Angga/Rian akan berhadapan dengan ganda Thailand, Wannawat Ampunsuwan/Patiphat Chalardchaleam yang melenggang tanpa harus bertanding setelah pasangan yang harusnya menjadi lawan mereka, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan batal bertanding setelah cedera yang dialami oleh Ahsan.

“Di turnamen sekelas kejuaran dunia, semua pemain punya kekuatan merata. Ini turnamen penting, jadi semua pasti sangat ingin menang. Pokoknya lawan siapa saja harus waspada walaupun rangkingnya dibawah kami,” ujar Angga ketika ditanya soal pasangan Thailand.