BERITA & ARTIKEL

[Kejuaraan Dunia 2013] Indonesia Incar Satu Gelar di Guangzhou
Jum'at, 02/08/2013 | 09:39 WIB

Kejuaraan Dunia bulutangkis 2013 tinggal menghitung hari. Tim merah putih yang membawa squad 18 wakil beserta official sudah bertolak ke Guangzhou, China pada Kamis (1/8) pagi. Berbekal persiapan dan squad terbaik yang dimiliki Indonesia ini, ketua bidang pembinaan dan prestasi (Kabid Binpres) Rexy Mainaky menargetkan minimal satu gelar bisa dibawa pulang ke tanah air.

"Kami menargetkan miminal meraih satu gelar juara," ujar Rexy seperti dilansir oleh situs resmi PB PBSI.

Indonesia memang cukup diperhitungkan di dua nomor yakni nomor ganda putra dan ganda campuran. Dimana ada juara dua kali All England, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir serta ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan yang sudah merangsek ke jajaran top 6 dalam kurun waktu kurang dari satu tahun setelah mereka di pasangkan.

Hal senada pun diutarakan oleh pelatih PB Djarum, Sigit Budiarto. Mantan atlet yang pernah merengkuh gelar juara All England itu mengutarakan bahwa dua nomor itulah yang berpeluang menyumbang gelar bagi merah putih.

"Kita bisa berbicara di dua nomor, ganda putra dan ganda campuran, tapi memang persaingan di nomor ini pun cukup merata, jadi harus lebih kepada kesiapan saat nanti di lapangan yang akan jadi faktor penentu,"
ujarnya kepada PB Djarum.org.

Persiapan yang dilakukan pun memang tidak main-main, demi memenuhi target yang telah diciptakan, tim memang diberikan beban latihan yang cukup berat. Program tambahan diaplikasikan di semua nomor tanpa terkecuali. "Di tunggal putri, Belaetrix ditambah latihan dengan mencoba pukulan yang lebih spesifik, juga menganalisis video pertandingan," ujar Rexy.

Kejuaraan Dunia terakhir digelar dua tahun lalu, tepatnya 2011. Kala itu, Indonesia "hanya" mampu membawa pulang dua medali perunggu melalui Tontowi/Liliyana dan Ahsan yang kala itu berpasangan dengan Bona Septano. Sementara tahun 2012 lalu, kejuaraan dunia memang tidak dilangsungkan karena berbarengan dengan Olimpiade. Hal ini sudah menjadi kebijakan Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) jika tahun berlangsungnya Olimpiade, maka kejuaraan dunia tidak digelar. (IR)



KOMENTAR ANDA


POSTING KOMENTAR ANDA
Dapatkan merchandise menarik dari PB Djarum dengan mengikuti program Point Rewards.
Klik di sini untuk Sign-up

Nama *
Email *
Komentar *
  150 Karakter
 
Security Code *
 
 


BERITA TERKAIT





VIDEO TERBARU

FOTO TERBARU


Copyrights © 2014 PB DJARUM. All Rights Reserved. Privacy & Policy . TOC