Wawancara
Home > Berita > Audisi Umum > [Audisi Umum 2019] Banyak Lahirkan Pahlawan Bulutangkis, Alasan Tim Pencari Bakat Kembali Ke Surabaya
19 Oktober 2019
[Audisi Umum 2019] Banyak Lahirkan Pahlawan Bulutangkis, Alasan Tim Pencari Bakat Kembali Ke Surabaya

Setelah sukses mengelar rangkaian Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis 2019 di kota Purwokerto, kini pencarian bibit pebulutangkis akan kembali digelar pada hari Minggu (20/19) hingga hari Selasa (22/19) mendatang di kota Surabaya.

Disela-sela konfrensi press bertempat di Hotel Alimar, Surabaya, Sabtu (19/10) tadi. Kata Yoppy Rosimin selaku Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation yang juga Ketua PB Djarum bahwa Audisi Umum kembali digelar di kota Surabaya dengan alasan kota ini banyak melahirkan pahlawan bulutangkis bagi Indonesia.

Salah satunya yang melegenda yakitu Rudy Hartono yang sukses raih gelar juara All England sebanyak delapan kali. Lalu Alan Budikusuma yang menoreh medali emas Olimpiade Barcelona di tahun 1992.

Wilayah Surabaya khusunya penjuru Jawa Timur merupakan lumbung bibit pebulutangkis yang berkualitas dan sudah terbukti di level dunia. Untuk itu, kami kembali lagi ke Surabaya demi menemukan pahlawan bulutangkis baru bagi Indonesia di masa mendatang.” ujar Yoppy.

Pada acara Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis 2019 di kota Surabaya ini, PB Djarum pastinya memboyong beberapa legenda bulutangkis dalam Tim Pencari Bakat. Seperti diakui oleh Christian Hadinata selaku ketua Tim Pencari Bakat

“Proses Audisi Umum dipantau langsung dari legenda bulutangkis dan tentunya para pelatih PB Djarum juga turut andil." ujar Christian.

Selain Christian, tim Pencari Bakat juga diisi oleh Sigit Budiarto, Hastomo Arbi, Luluk Hadiyanto, Alvent Yulianto, Denny Kantono, Fung Permadi, Liliyana Natsir, Engga Setiawan, Yudha Wiratama, Reni, Juniar Setioko Tenggono, Ronald Sanduan dan Imam Tohari.