Diluar Arena
Home > Berita > Diluar Arena > Juara AJC, Rehan/Fadia Diguyur Bonus Puluhan Juta
15 Agustus 2017
Juara AJC, Rehan/Fadia Diguyur Bonus Puluhan Juta

Indonesia berhasil meraih satu gelar di Kejuaraan Asia Junior (AJC) 2017. Adalah Rehan Naufal Kusharjanto/Siti Fadia Silva Ramadhanti yang berhasil menjadi kampiun di turnamen bergengsi atlet dibawah usia 19 tahun itu. Mereka memastikan gelar juara setelah berhasil mengalahkan wakil Korea, Sung Seung Na/Ah Yeong Seong dengan 21-19, 19-21 dan 21-9.

Kemenangan Rehan/Fadia di AJC kali ini pun sekaligus mengobati dahaga gelar juara di turnamen bergengsi se-Asia ini. Mereka berhasil menjadi juara setelah terakhir kali wakil Indonesia menjadi juara di ajang yang sama tahun 2012 silam melalui Edi Subaktiar / Arya Maulana Aldiartama, yang merupakan atlet PB Djarum menjadi juara di ganda putra. Sedangkan di ganda campuran, Indonesia terakhir kali memperoleh gelar di tahun 2011 lewat pasangan Lukhi Apri Nugroho / Ririn Amelia, yang juga merupakan pasangan PB Djarum.

Bakti Olahraga Djarum Foundation pun memberikan penghargaan atas prestasi mereka. Keduanya mendapatkan total bonus sebesar Rp 60 juta ditambah dengan TV LED Polytron 43 inchi.

“Pemberian penghargaan ini adalah bentuk apresiasi kami terhadap atlet PB Djarum yang mampu meraih prestasi di ajang bergengsi. Dengan harapan, ini menjadi pelecut motivasi, tidak hanya kepada Rehan dan Fadia, tapi juga rekan-rekannya. Mereka pun harus terus konsentrasi dan fokus untuk mengejar prestasi-prestasi lainnya,ujar Fung Permadi dalam acara pemberian penghargaan yang digelar di Hotel Menara Peninsula, Jakarta, Selasa (15/8).

Baca juga: Fadia Jadi Atlet Karena Liliyana Natsir?

Menurut Fung, Bakti Olahraga Djarum Foundation memiliki komitmen untuk memberikan apresiasi atas pencapaian para atletnya. Apresiasi tidak hanya diberikan kepada pemain di level senior, namun juga di setiap tingkatan usia, termasuk di level junior.

Fung juga menilai perjuangan dari Rehan dan Fadia sangat luar biasa hingga akhirnya mampu menembus final dan merebut gelar juara. “Rehan ini sangat haus ilmu dan gelar juara. Dia memiliki motivasi yang tinggi sekali, ingin melebihi prestasi ayahnya dulu. Sementara Fadia juga luar biasa. Dia tetap tampil all out meskipun fisiknya sudah lelah karena main di dua nomor,” tuturnya.

Rehan Naufal Kusharjanto, yang merupakan putra dari mantan pemain nasional Tri Kusharjanto, mengaku bangga bisa meraih gelar juara. Pemberian apresiasi ini semakin memberikan semangat bertanding menjelang World Junior Championship Oktober mendatang. “Senang banget dan tidak menyangka kami bisa juara. Padahal awalnya target kami cuma sampai semifinal,” kata remaja kelahiran 28 Februari 2000 ini.

Hal serupa diungkapkan Siti Fadia Silva Ramadhanti. Di ajang Badminton Asia Junior Championships, selain bermain bersama Rehan di nomor ganda campuran, ia juga bertanding di nomor ganda putri bersama Agatha Imanuela. Namun di nomor tersebut Siti Fadia dan Agatha gagal melaju setelah kandas di semifinal.

Pengalaman meraih gelar juara di Badminton Asia Junior Championships 2017 sangat berkesan dan ingin diulanginya lagi di turnamen-turnamen selanjutnya. “Tentu gelar juara ini menambah rasa percaya diri kami untuk kedepannya. Dan semoga di kejuaraan dunia junior nanti kami bisa kembali juara,” ungkapnya.

Pemberian penghargaan ini diharapkan bisa memacu semangat Rehan dan Fadia untuk terus berjuang keras dan meraih prestasi lebih tinggi lagi. PB Djarum menargetkan keduanya bisa meraih prestasi serupa di kejuaraan dunia junior. “Di ajang juara dunia junior lawan-lawan yang akan mereka hadapi lebih berat lagi. Butuh usaha dan perjuangan ekstra keras untuk bisa meraih juara,” tutur Fung Permadi. (RI)

Profil Rehan Naufal Kusharjanto bisa diakses di sini, sementara profil Siti Fadia bisa diakses di sini.