Diluar Arena
Home > Berita > Diluar Arena > [Kilas Balik 2013] Intan Dwi Jayanti, Siap Menjadi Generasi Penerus
26 Desember 2013
[Kilas Balik 2013] Intan Dwi Jayanti, Siap Menjadi Generasi Penerus

Jika mencari atlet putri berbakat untuk menjadi pemain penerus kebangkitan bulutangkis, nama Intan Dwi Jayanti layak masuk dalam daftar nominasi. Atlet kelahiran Karanganyar, 18 tahun silam ini memang di gadang-gadang menjadi pemain pelapis di tunggal putri.

Penilaian ini di buat bukan tanpa alasan. Intan telah beberapa kali mewakili nama Indonesia di ajang berskala Internasional. Ia terpilih menjadi wakil Indonesia pada kejuaraan se-akbar Islamic Solidarity Games 2013 yang di gelar di Palembang, Indonesia. Dan hasilnya pun tidak mengecewakan. Di nomor beregu, bersama rekan-rekanya berhasil mempersembahkan medali perak. Di nomor perorangan pun,  ia bisa membawa pulang medali perunggu tunggal putri.

Nama Intanpun masuk dalam tim bulutangkis Indonesia pada kejuaraan Dunia Junior 2013 yang di langsungkan di Thailand. Tim ini pun membuat kejutan dengan merebut posisi kedua sekaligus mendapat medali perak. Di nomor perorangan kejuaraan Dunia Junior ia hanya kalah dari Stefani Steova, pemain Bulgaria yang menjadi unggulan [3/4].

Di kejuaraan berskala Internasional yang dimainkan di dalam negeri Tangkas Spec Junior International Challenge 2013, ia pun sempat menjadi perempat finalis. Intan masuk masuk babak delapan besar sebelum di kalahkan pemain Thailand Thamolwan Poopradubsil yang merupakan unggulan ke-7.

Dari ajang Sirkuit Nasional atau yang biasa di singkat dengan Sirnas, dua gelar mampu Intan rebut. Intan mengawali debut dengan merebut gelar di Bandung atau tepatnya pada Sirnas Jawa Barat Open 2013. Intan yang masa itu hanya di unggulkan di posisi ke-2 justru bisa menjadi kampiun setelah mengalahkan unggulan tunggal taruna putri, Putri Sekartaji di babak final. Masih dari rangkaian turnamen Sirnas, Intan kembali berdiri di podium tertinggi. Intan yang di percaya menduduki unggulan teratas tunggal taruna putri, menjawabnya dengan kalungan medali emas. Intan muncul sebagai juara setelah di partai puncak berhasil menundukkan Priskila Siahaya.

Di penghujung tahun 2013, nama Intan bertengger di posisi ketiga pada kejuaraan Junior Master 2013 yang di langsungkan di Pelatnas.  (AR)