Sirkuit Nasional
Home > Berita > Olimpiade Rio > [Olimpiade 2016] Ini Pesan Tontowi/Liliyana Pada Juniornya
27 Agustus 2016
[Olimpiade 2016] Ini Pesan Tontowi/Liliyana Pada Juniornya

Saat Tontowi/Liliyana Berbagi Pengalaman Kepada Juniornya

Sepekan terakhir, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir memang menjadi pemberitaan akbar di tanah air. Keberhasilan mereka membawa pulang medali emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016 yang bertepatan dengan Kemerdekaan Indonesia ke 71 pada 17 Agustus lalu menjadi sebuah momen yang tak mungkin bisa dilupakan.

Sambutan meriah yang mereka dapatkan saat kembali ke tanah air pada Selasa (23/8) lalu dimana mereka disambut langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi bersama segenap media dan pecinta bulutangkis sontak menjadi perhatian seluruh lapisan masyarakat. Tak hanya sampai disana, bersama dua peraih medali perak dari cabang angkat besi, Eko Yuli Irawan dan Sri Wahyuni, para pahlawan olahraga ini disambut pula di Istana Merdeka pada Rabu (24/8).

Arak-arakan selama dua hari pun mereka lakoni. Ditambah berbagai agenda bersama media memadati jadwal mereka pada Kamis (25/8). Dan akhirnya, Tontowi/Liliyana pun meluangkan waktunya untuk bisa berjumpa dengan para juniornya di GOR Djarum Petamburan pada Jum’at (26/8) petang.

“Untuk menjadi juara memang tidak gampang, apalagi di Olimpiade. Semuanya butuh kerja keras, disiplin dan tentunya fokus yang tak boleh hilang. Dan satu hal lagi, jangan lupa untuk berdo’a,” ujar Tontowi.

“Kalau mau jadi juara, kita harus kerja keras, disiplin dan kita harus memiliki kemauan dari diri sendiri. Selama kita berusaha dan terus disiplin, kita pasti bisa,” pesan Liliyana.

Sang pelatih, Richard Mainaky pun turut hadir di acara kali ini. Richard pun bercerita mengenai kegigihan Owi/Butet – begitu mereka akrab disapa – saat akan melakukan persiapan menuju Olimpiade.

“Mereka berlatih sangat keras, apalagi Butet, diusianya yang sekarang dia masih mampu menyelesaikan semua program yang saya berikan. Saya sangat salut dengan kerja kerasnya dia, ini patut untuk ditiru,” cerita Richard.

Acara ini pun turut dihadiri oleh segenap tim pelatih ganda PB Djarum termasuk Christian Hadinata, yang merupakan maestro ganda putra. Tanya jawab pun menjadi penutup perjumpaan Owi/Butet bersama junior mereka di sektor ganda di PB Djarum sebelum akhirnya diakhiri dengan foto bersama. (RI)