Sirkuit Nasional
Home > Berita > Olimpiade Rio > [Olimpiade Rio 2016] Kejutan Malaysia Tak Berbuah Emas
23 Agustus 2016
[Olimpiade Rio 2016] Kejutan Malaysia Tak Berbuah Emas

Kontingen Malaysia di ajang Olimpiade Rio 2016 cabang olahraga bulutangkis membawa sejumlah kejutan. Pemain-pemain ganda campuran dan ganda putra negeri Jiran di ajang multieven yang di laksanakan empat tahun sekali ini tampil perkasa dari babak awal dengan menumbangkan sejumlah unggulan.

Satu-satunya ganda putra Malaysia yang bertanding Goh V Shem/Tan Wee Kiong bertanding bak banteng kedaton. Pasangan peringkat 12 dunia ini menjadi yang terbaik di Grup B, padahal mereka berada satu grup dengan andalan China Zhang Nan/Fu Haifeng.  Di luar dugaan, ganda nomor satu China yang menjadi unggulan ke-4 ini mereka sikat di penyisihan grup dengan rubber game. Pasangan Amerika Serikat dan Jerman yang berada dalam grupnya mereka hentikan dalam dua game.

Kejutan kembali mereka buat di babak perempat final. Pasangan ganda putra nomor satu dunia sekaligus unggulan pertama Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong di taklukan dalam tiga game 17-21, 21-18, 21-19. Padahal dalam rekor pertemuan, pasangan Korea Selatan ini unggul dengan 5-1. Di babak semifinal, pasangan China lainnya Chai Biao/Hong Wei juga di kalahkan dengan rubber game21-18, 12-21, 21-17.  Sayang langkahnya tak cukup kuat untuk kembali bisa mengalahkan kembali Zhang Nan/Fu Haifeng di babak puncak. Sempat memberikan harapan saat merebut game pertama dengan 21-16, pasangan nomor satu Malaysia ini  gagal merebut medali emas dan harus puas mendapat perak usai kalah di dua game tersisa dengan 11-21, 21-23.

Hal yang sama juga terjadi di nomor ganda campuran. Chan Pheng Soon/Goh Liu Ying.Meski hanya menduduki ururan ke dua grup C usai dikalahkan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir tetapi mereka bisa menembus babak final. Perjalanan mereka tempuh dengan mengalahkan ganda Polandia  Robert Mateusiak/Nadiedza Zieba di babak perempat final.  Di babak semifinal, pasangan kuat China Xu Chen/Ma Jin pun di hentikan dalam straight game. Keperkasaan ganda Malaysia runtuh, lagi-lagi di tangan ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir di partai final dan harus puas mendapat mendapat perak.

Harapan mendulang emas dari tunggal putra juga kandas. Lee Chong Wei yang menjadi asa terakhir sebenarnya sempat memberikan sinyal positif usai memberi kejutan dan menang dari musuh bebuyutanya Lin Dan di babak semifinal. Padahal di dua laga final Olimpik lalu, Sang Datuk kalah dari Lin Dan. Namun di babak final ia tak bisa lepas dari tekanan hingga akhirnya kalah dari Chen Long. Dan Malaysia pun harus puas hanya sebagai pengumpul medali perak.