Sirkuit Nasional
Home > Berita > Sirkuit Nasional > [Djarum Sirnas Premier Jawa Timur Open 2018] Kata Aldo, Dirinya Sudah Tampil Baik
22 November 2018
[Djarum Sirnas Premier Jawa Timur Open 2018] Kata Aldo, Dirinya Sudah Tampil Baik

Bertanding di GOR Sudirman, Kamis (22/11) tadi, pebulutangkis tunggal taruna putra PB Djarum Muhammad Aldo Apriyandi memastikan tiket perempat final Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas) Premier Jawa Timur Open 2018 usai mengalahkan wakil Exist Jakarta, I Gede Pasek Ekayana dalam pertarungan dua game langsung, 21-15 dan 21-15.

Ketika ditemui usai bertanding, Aldo mengakui bila dirinya sudah tampil lebih baik dari pertandingan-pertandingan sebelumnya. “Main hari ini saya rasa sudah lebih baik dari kemarin. Pernampilan saya hari ini juga sudah hampir maksimal. Mudah-mudahan bisa terus membaik dan lebih berkembang lagi permainannya, apalagi tantangannya semakin berat,” ungkap pemain lulusan Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2013.

Walau demikian, pemain kelahiran Balikpapan itu merasa masih ada yang harus diperbaiki dari penampilannya dilaga tadi. Salah satunya dari segi konsentrasi di lapangan. “Saya merasa masih sering melakukan kesalahan sendiri. Di pertandingan tadi, lawan banyak dapat poin gara-gara saya sering mati-mati sendiri. Saya juga agak kurang bisa menjaga konsentrasi di setiap poinnya. Ini yang harus dibenahi untuk pertandingan selanjutnya,” ungkapnya.

Selain itu, Aldo juga memuji penampilan lawannya yang mampu memberikan perlawanan, khususnya dalam hal menyerang. “Lawan juga bermain cukup baik hari ini. Serangannya banyak yang berbahaya. Tapi dia kurang bisa mengembangkan permainan, sehingga masih bisa saya atasi,” katanya.

Lolos ke babak perempat final Djarum Sirnas seri ke delapan ini , Aldo akan berhadapan dengan rekan satu klubnya di PB Djarum Kudus, Aldy Firmanda. Sama halnya dengan Aldo, Aldy juga berhasil mengalahkan wakil PB Exist Jakarta, Muhammad Yusuf Maulana di babak 16 besar tadi, dengan skor 21-13 dan 21-15.

“Ketemu teman sendiri butuh keyakinan dan kesabaran yang lebih mantap. Kalau main di lapangan, semuanya hampir sama, karena kita sering latihan bareng. Jadi fokus satu per satu dan main maksimal. Siapa yang lebih siap, itu yang menang,” bebernya lagi. (ds)