Sirkuit Nasional
Home > Berita > Sirkuit Nasional > [Djarum Sirnas Bali Open 2018] Aldo Hanya Butuh Keyakinan Capai Targetnya
06 November 2018
[Djarum Sirnas Bali Open 2018] Aldo Hanya Butuh Keyakinan Capai Targetnya

Pemain tunggal putra Muhammad Aldo Apriyandi merupakan salah satu atlet PB Djarum hasil dari penyaringan Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2013 lalu. Di kejuaraan Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas) Bali Open 2018 di kota Denpasar, Aldo turun dikategori taruna. Ketika ditemui tim PB Djarum.org, Aldo mengatakan kalau ia menargetkan juara di kejuaraan Djarum Sirnas seri ke tujuh ini.

"Target juara tapi satu-satu dulu sebab habis dilanda cidera engkel kaki kanan dan sempat tidak latihan selama satu minggu lebih setelah ikut berpartisipasi di Pembangunan Jaya Cup Junior beregu lalu. Jadi di kejuaraan kali ini hanya butuh keyakinan dalam diri sendiri, ini juga belum 100% pulih dengan kondisi lapangan seperti ini yang banyak angin dan bola juga rada susah dikontrol." beber pemain kelahiran Balikpapan.

Pertandingan babak ke dua yang berlangsung di GOR Lila Bhuana, Denpasar, Selasa (6/11) tadi. Aldo menghentikan langkah teman semasa kecilnya di Balikpapan Arya Satya Dwithia. Tapi tak mudah mengalahkan teman kecilnya itu, Aldo dipaksa menguras tenaga lebih. Meski Aldo menang dua game langsung dengan angka ketat di setiap gamenya, 21-19 dan 22-20 tepat di menit ke 44.

"Di laga pertama tadi, mainnya juga kurang dan tidak seperti biasanya. Mungkin karena dari segi stamina kurang vit, harus lebih diperhatikan lagi mainnya untuk kedepannya. Lawan itu orang Balikpapan juga dan teman latihan dari kecil. Sebenarnya tidak mesti ramai juga di pertandingan tadi, secara pribadi saya menang pengalaman di banding lawan itu. Tapi kembali lagi dilapangan tadi saya yang kurang yakin dengan diri sendiri." kata pemain lahir tahun 2001.

Muhammad Akbar Firdaus asal klub Exist Jakarta sudah menunggu Aldo di babak 16 besar nanti. Meski pernah berjumpa sebelumnya dengan Akbar tapi Aldo tetap mewaspadai permainnya.

"Tahun lalu pernah jumpa dengan lawan itu tapikan kalau sudah dilapangan kembali dari nol lagi. Lagi pula lawan juga selisih satu tahun di bawah saya, harusnya lebih yakin mainnya. Siapa yang lebih siap aja dilapangan pasti dia jadi pemenangnya. Optimis dulu aja." jelas Aldo. (ds)