Sirkuit Nasional
Home > Berita > Sirkuit Nasional > [Djarum Sirnas Palangkaraya 2014] Sulthan Dipaksa Bermain Rubber Game
02 Juni 2014
[Djarum Sirnas Palangkaraya 2014] Sulthan Dipaksa Bermain Rubber Game
 
 

Bertemu dengan Asmi asal klub Hiqua Wima, pemain tunggal remaja putra, Sulthan Akmairullah asal klub PB Djarum dipaksa bermain rubber game untuk maju kebabak kedua turnamen Djarum Sirnas Palangkaraya 2014. Sulthan menang dengan Skor 21-16, 15-21 dan 21-17 dalam durasi 49 menit.


Sulthan dipaksa bekerja keras dan harus mau menguras keringat untuk memenangkan laga pertama ini. Pasalnya, di game pertama ia bermain tanpa tekanan. Pengembalian dan serangan lawan pun mampu diantisipasi oleh Sulthan. Ia pun mampu mengontrol permainan, hingga game ini dapat diraihnya.


Menurut Sulthan, game pertama dapat diraihnya karena lawan mainnya kurang fokus. Ditambah dengan ini laga pertama jadi dia sempat mencari-cari pola permainan. Tapi ia justru sudah dapat mengontrol permainan lawan. Walaupun sempat mendapat tekanan tapi bisa di atasinya.


Hilangnya fokus dan konsentrasi saat bermain, membuat game kedua, terlepas dari dirinya. Sulthan pun mengakui lawan merubah tempo permainannya. Dari permainan lambat menjadi cepat. Akibatnya ia kurang bisa mengimbanginya. Banyak sekali bola terbuang sia-sia dan game ini pun terlepas darinya.


Sulthan pun menambahkan, di game penentu ia mencoba menebak pengembalian bola lawan dan hasilnya bisa mengontrol permainan lawan. Bahkan, permainan cepat lawan pun sudah bisa diantisipasi olehnya. Ia juga mengatakan kunci kemenangan atas Asmi ini adalah karena ia bermain tenang dan berusaha lebih konsentrasi saat bermain.


Berhadapan dengan Antonio Valyant Santoso asal klub E France Kudus di babak kedu,. Sulthan pun mengaku optimis bisa memengalahkan Antonio ini. Menurutnya, walau ini kali pertama mereka bertemu di pertandingan, Antonio ini mantan satu klub di PB Djarum. Pastinya sudah sama-sama tahu, kelemahan dan kelebihan masing-masing.


Antonio ini tipikal permainan rally dan pemain ulet. Jadi ia harus bisa lebih sabar mainnya dan jangan terburu-buru menyeran. Mengenai target di turnamen ini tentunya ia ingin menjadi juara. Itu pun harus dengan kerja keras dan harus bisa mengalahkan lawan-lawannya nanti. (DS)