Sirkuit Nasional
Home > Berita > SIRKUIT NASIONAL > [Djarum Sirnas Jawa Timur Open 2015] Kejuaraan Pedana Irdina Sejak Lolos Audisi Umum PB Djarum 2015
09 November 2015
[Djarum Sirnas Jawa Timur Open 2015] Kejuaraan Pedana Irdina Sejak Lolos Audisi Umum PB Djarum 2015
 
 

Seri ke sembilan Djarum Sirnas Jawa Timur di kota Surabaya, klub PB Djarum datang dengan membawa 157 atletnya. Diantaranya terdapat atlet-atlet muda yang lolos dari Audisi Umum PB Djarum 2015. Sebut saja, Irdina Naurah Mirza. Dia harus mau merangkak dari babak kualifikasi. Di hari pertama ini (9/11) Irdina sukses membungkus dua kemenangan untuk lolos ke babak ketiga kualifikasi. Usai menang 21-10 dan 22-20 atas Elok Machsunnah dari Bayu Kencana. Lalu  disore harinya, Irdina pun sukses mengatasi Nuansa Biru Rinjani dari Graha Satria dengan 21-5 dan 21-14.

Ketika dijumpai, Irdina atlet kelahiran Tasikmalaya ini mengaku dirinya senang sekali, akhirnya bisa membela dan membawa klub PB Djarum di kejuaraan bergengsi di tanah air ini. Sebagai laga perdananya, Irdina hanya menargetkan bisa masuk kebabak utama. Itu pun harus melalui lima kali pertandingan babak kualifikasi.

“Ini menjadi ajang pertama mereka bertanding setelah audisi umum, kami ingin tahu lebih jauh bagaimana mereka saat bertanding di lapangan. Bagaimana mereka bisa mengatasi masalah di lapangan, mental mereka. Setelah ini waktu kami untuk mempersiapkan mereka kan lebih panjang, jadi kami akan melihat mereka ada di (level) mana,” ujar Ellen Angelina, pelatih pemula putri PB Djarum.

Ellen sendiri mendapat lima atlet baru melalui ajang Audisi Umum 2015. Dimana Audisi Umum adalah salah satu cara PB Djarum untuk menjaring bakat-bakat bulutangkis tanah air. Mereka yang lolos audisi berhak mendapatkan beasiswa bulutangkis dari Bakti Olahraga Djarum Foundation.

“Kalau mengenai persiapan, kami hanya melakukan persiapan latihan seperti biasa. Baru dua bulan setelah audisi umum. Akan dilihat hasilnya seperti apa, kalau hasilnya bagus berarti artinya mereka sudah mulai bisa bersaing,” pungkas juara Indonesia Open 2001 itu.