Sirkuit Nasional
Home > Berita > Sirkuit Nasional > [Djarum Sirnas NTB Open 2019] Febi/Sofy Tak Menduga Jadi Juara
07 September 2019
[Djarum Sirnas NTB Open 2019] Febi/Sofy Tak Menduga Jadi Juara

PB Djarum akhirnya memastikan gelar juara ganda remaja putri, setelah pasangan Febi Setianingrum/Sofy Al Mushira Asharunnisa merebut kemenangan atas pasangan klub Exist Badminton Fadillah Nur Hidayah/ Hazzhiza Ardian pada parta puncak Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas) Nusa Tenggara Barat Open 2019 bertempat di GOR 17 Desember Mataram, Sabtu (7/9) ini.

Pada laga yang berdurasi selama 45 menit tadi, Febi/Sofy hanya bermain langsung dua game. Di game pertamanya, Febi/Sofy menang dengan angka tipis 21-19 dan menang 21-16 di game kedua. Karena ini debutan di kejuaraan Djarum Sirnas Open, Febi/Sofy justru tak menduga sama sekali bisa menaiki podium tertinggi. Febi/Sofy pun datang tanpa persiapan yang panjang.

"Kita tak menduga sama sekali bisa jadi juara. Kita memang pasangan baru dan persiapan ke sini saja, hanya kurang lebih satu minggu. Tetapi kita bersyukur, Alhamdulillah," Febi dan Sofy bersahutan.

Di pertandingan tadi, Febi/Sofy belum pernah jumpa dengan wakil Exist itu sebelumnya. Febi/Sofy hanya bermodal harus siap menguras tenaga mainnya dan mau tahan. Bahkan, berinisiatif untuk melakukan serangan terlebih dahulu menjadi kunci kemenangan Febi/Sofy tadi.

"Awalnya kita berfikir harus siap capek dan mau bertahan saja. Makanya di game pertama kita langsung mau menekan dulu saja. Di awal game duanya, kita justru malah buat banyak salah makanya poinnya rapat tadi. Tetapi kita coba untuk lebih safe, lebih tahan dan mau menyerang dulu, itu rahasia kemenangan kita tadi," jawab Febi dan Sofy.

Usai mengikuti Djarum Sirnas NTB Open 2019, Febi/Sofy bertolak ke Jakarta guna mempersiapkan dirinya untuk mengikuti turnamen Candra Wijaya Double Championships 2019. Namun pada turnamen itu, Febi justru tidak dipasangkan dengan Sofy. Oleh karena itu, Febi/Sofy pun berharap kedepannya mereka tetap dipasangkan.

"Harapannya ke depan, ya maunya sih kita tetap dipasangkan. Sebab kita rasa sih sudah cocok dan komunikasi juga terjalin lancar. Tetapi kita mengikuti keputusan pelatih saja. Ya jika diizinkan, kita tidak masalah atau tidak diizinkan juga tidak apa-apa sih. Intinya kita ingin menjadi yang terbaik dan lebih baik lagi," Febi dan Sofy menutupi wawancara. (ds)