Turnamen Internasional
Home > Berita > Turnamen Internasional > [CAFFINO International Challenge 2019] Komang Petik Pelajaran
23 Oktober 2019
[CAFFINO International Challenge 2019] Komang Petik Pelajaran
 
 

Kekalahan dialami oleh pebulutangkis tunggal putri Indonesia yang juga lulusan Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis 2016 Komang Ayu Cahya Dewi, kala pertandingan yang baru memasuki babak pertama CAFFINDO International Challenge 2019 bertempat di GOR Djarum Magelang, Rabu (23/10) ini.

Komang kalah dalam pertarungan panjang tiga game atas pebulutangkis asal Jepang Shiori Saito. Meski di game pertama tadi, Komang sempat membuat kejutan dengan menang telak, 21-9. Tetapi dua game terakhir justru Komang kalah dengan angka 15-21 dan 14-21.

Saat ditemui usai tanding, Komang mengatakan dengan hasil ini ia kurang puas meski sudah bermain maksimal, tetapi sayang dewi fortuna belum mendukungnya. Lagi pula wakil Jepang itu memang kwalitasnya lebih diatas dirinya.

"Mainnya lumayan sudah all out juga, tetapi menang standarnya lawan tadi juga lebih bagus, lebih sabar dan lebih matang mainnya. Game dua dan game tiga memang tipikal mainnya lawan, justru di game pertama dia terlihat tegang mainnya dan ragu-ragu juga dia." jawabnya atlet kelahiran Bali.

Dengan kekalahanya ini, Komang dapat memetik pelajaran jika turun dilevel dewasa itu, tidak seperti di level taruna. Mental dan kekuatan akan menjadi pebenahan bagi Komang, agar di turnamen kedepannya bisa lebih baik lagi.

"Pelajarannya, ya lebih jaga fokusnya saja karena main dewasa itu sudah beda dengan strandar bermain di taruna. Kita tidak bisa satu atau dua pukulan untuk matiinnya. Apa lagi mental dan kekuatan juga kalah dengan level dewasa." ungkap Komang.

Setelah International Challenge ini, Komang harus mempersiakan dirinya untuk dua turnamen terkahir ditahun 2019 ini. Rencananya Komang diturunkan pada turnamen Djarum Sirkuit Nasional seri terakhir di kota Madiun dan lalu mengikuti turnamen Kejuaraan Nasional di bulan November mendatang.

"Dari hasil ini jadi tahu yang harus diperbaiki. Semoga saja dapat hasil bagus di Djarum Sirnas Madiun tetapi di turnamen Kejurnas memang sudah ditargetkan juara." tutup Komang.