Turnamen Internasional
Home > Berita > Turnamen Internasional > [Indonesia Masters 2019] Tanpa Tai Tzu Ying
22 Januari 2019
[Indonesia Masters 2019] Tanpa Tai Tzu Ying

Kejuaraan bulutangkis Indonesia Masters 2019, hari ini (22/1) di mulai. Hampir semua pemain terbaik dunia hadir di kejuaraan yang menawarkan hadiah total US$ 350.000,-. Para juara tahun lalu terlihat ada dalam daftar undian yang telah dirilis. Dari Anthony Sinisuka Ginting, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi sampai Zheng Siwei/Huang Yaqiong resmi terdaftar dalam kejuaraan yang dilaksanakan di Istora Senayan, Jakarta. Hanya Tai Tzu Ying, sang juara bertahan tunggal putri yang tidak terlihat dalam susunan pertandingan.

Ketidakhadiran tunggal putri nomor satu dunia dari China Taipei tidak serta merta menjadikan turnamen ini turun derajat. Masih ada kekuatan dari Jepang yang hadir dan siap menggebrak Jakarta. Nozomi Okuhara didaulat menjadi unggulan pertama. Rekannya, Akane Yamaguchi duduk sebagai unggulan ke empat. Pemain-pemain India seperti Shindu V Pusarla, Saina Nehwal juga akan menebar ancaman.Tak ketinggalan, Carolina Marin, pemain asal Spanyol juga akan menyemarakkan kejuaraan ini. Indonesia sendiri akan menurunkan pemain putri terbaiknya. Gregoria Mariska Tunjung, Fitriani, Dinar Dyah Ayustine, Ruseli Hartawan diharapkan bisa memberikan kejutan dihadapan publiknya sendiri.

Persaingan di tunggal putra akan semakin ketat dengan hadirnya Kento Momota. Pemain Jepang yang menjadi unggulan pertama, belakangan ini menjadi sosok yang dihindari di karpet hijau. Penampilannya setelah terkena skorsing dari negaranya tetap garang meski lama tidak turun gunung. Kento menjadi salah satu batu sandungan bagi Anthony untuk bisa mempertahankan gelarnya. Tak hanya Momota, pasukan dari Tiongkok juga bakal menjadi kerikil tajam. Lengkap terlihat deretan kekuatan dari negeri tirai bambu yang datang ke Istora. Ada Chen Long, Shi Yuqi, Lin dan, Lu Guangzu serta Zhao Junpeng. Viktor Axelsen dari Denmark akan hadir bersama Jan O Jorgensen, Anders Antonsen, Jan O Jorgensen dan Hans Kristian Solberg Vittinghus.

Pertandingan menarik akan disuguhkan dari nomor ganda putra. Pertandingan sengit akan tersaji sejak babak pertama bergulir. Partai keras antara unggulan ketiga Takheshi Kamura/Keigo Sonoda dengan Goh V Shem/Tan Wee Kiong langsung terjadi di babak pertama. Lalu unggulan kelima Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmusen dihadapkan dengan ganda Jepang lainnya Takuto Inoue/Yuki Kaneko. Indonesia tetap mengandalkan Kevin/Marcus untuk bisa meraih gelar juara sekaligus mempertahankannya. Disamping Kevin/Markus masih ada pasangan ganda putra lainnya seperti Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Berry Angriawan/Hardianto, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dan Wahyu Nayakan Arya Pangkaryanira. Masih mungkin kekuatan Indonesia akan bertambah di babak utama, karena beberapa pasangan ganda putra akan berjuang dari babak kualifikasi yang dimainkan hari ini (22/1).

Istora akan menjadi saksi betapa kuatnya para ganda putri dari Jepang. Jepang turun dengan kekuatan yang mengerikan. Tiga unggulan teratas ditempati para pasukan negeri matahari terbit. Ada Yuki Fukushima/Sayaka Hirota yang baru saja menjadi juara pada ajang Malaysia Masters 2019 dan menjadi unggulan teratas, kemudian juara bertahan Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi yang menempati unggulan kedua dan unggulan ketiga Mayu Matsutomo/Wakana Nagahari. Tiongkok tetap mengandalkan Chen Qingchen/Jia Yifan untuk bisa berbicara di kejuaraan ini. Lalu bagaimana Indonesia ?. Rasanya pasangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu akan tetap menjadi tumpuan merah putih. Apalagi jika dilihat dari penampilannya di awal tahun yang begitu menjanjikan dengan menjadi runner up di Malaysia Masters 2019. Berharap para pemain ganda putri Indonesia lainnya seperti Ni Ketut Mahadewi Istarani/Rizki Amelia Pradipta, Della Destiara Haris/Virni Putri, Yulfira Barkah/Jauza Fadhila Sugiarto, Agatha Imanuella/Siti Fadia Silva Ramadhanti dan lainnya akan memberikan kejutan di kejuaraan ini.

Kejuaraan ini juga menjadi ajang perpisahan bagi pemain Indonesia Liliyana Natsir. Pemain yang telah mengoleksi berbagai kejuaraan bulutangkis ini resmi mundur setelah kejuaraan ini. Tentunya, pemain yang akrab dipanggil Butet ini akan berjuang semaksimal mungkin agar mendapat kenangan manis di penghujung karirnya. Tetapi Ia dan pasangan tetapnya Tontowi Ahmad harus mengeluarkan seluruh kemampuannya. Para pesaing kuat dari manca negara seperti Zheng Siwei/Huang Yaqiong, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying, Chris Adcock/Gabrielle Adcock, Yuta Watanabe/Arisa Higashino tidak tinggal diam.  Owi/Butet akan berjuang bersama rekan-rekannya seperti Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti. Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja dan juga lainnya. (AR)