Turnamen Nasional
Home > Berita > TURNAMEN INTERNASIONAL > [China Masters Grand Prix Gold 2017] Indonesia Tanpa Gelar
23 April 2017
[China Masters Grand Prix Gold 2017] Indonesia Tanpa Gelar
 
 

Kejuaraan China Masters Grand Prix Gold 2017 sudah memasuki babak final, Minggu (23/4) bertempat di Olympic Sports Center, Jiangsu. Di ajang kali ini, Indonesia belum berhasil membawa pulang gelar juara. Pasalnya, pasangan ganda putra Berry Angriawan/Hardianto yang menjadi harapan Indonesia, harus kandas dibabak semifinal, Sabtu (22/4) kemarin dari wakil Negeri Sakura, Takuto Inoue/Yuki Kaneko dengan dua game langsung 9-21 dan 13-21.

Aryono Miranat selaku Asisten Pelatih Ganda Putra PBSI, seperti dikutip badmintonindonesia.org mengatakan bahwa baik Berry/Hardi terlalu banyak melakukan unforced errors, bola-bola di depan net juga kalah, jadi selalu tertekan. Pertahanan Berry/Hardi juga kurang baik, begitu dapat serangan, mereka  tidak bisa mematikan lawan.

“Selalu tertinggal jauh karena banyak mati-mati sendiri, Berry/Hardi juga kalah dari segi penempatan bola-bola datar/no lob nya. Evaluasinya, ke depannya semuanya perlu ditingkatkan, baik kualitas fisik maupun mental,” tambah Aryono.

Baca juga: [Audisi Umum 2017] Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis Hadir di Delapan Kota

Sementara itu, pasangan ganda campuran Hafiz Faisal/Shela Devi Aulia dihentikan oleh wakil tuan rumah, Wang Yilyu/Huang Dongping, dengan dua game langsung, 16-21 dan 8-21. Penampilan Hafiz/Shela memang antiklimaks di babak semifinal yang berlangsung siang ini di Changzhou, Tiongkok. Hafiz/Shela yang merupakan unggulan kedua, harus mengakui ketangguhan Wang/Huang yang dijagokan di tempat kelima.

Sedangkan, Hendra Setiawan yang kini berduet dengan pemain Malaysia, Tan Boon Heong, juga tak dapat melewati babak semifinal. Hendra/Tan dikalahkan unggulan pertama dari Taiwan, Chen Hung Ling/Wang Chi-Lin, setelah berjuang tiga game dengan skor 14-21, 21-13 dan 18-21.

Dari lima partai, tiga diantaranya berhasil diamankan oleh tuan rumah. Sedangkan Jepang berhasil mencuri gelar di nomor tunggal putri melalui Aya Ohori, sementara Taiwan berhasil mencuri gelar dari nomor ganda putra melalui Chen Hung Ling/Chi Lin Wang. Tuan rumah sendiri menyabet tiga gelar melalui Bao Yixin/Yu Xiaohan, Tian Houwei serta Wang Yilyu/Huang Dongping. (ds)

Berikut hasil babak final China Master Grand Prix Gold 2017:

Aya Ohori (Jepang) vs Saena Kawakami (Jepang) 21-9, 9-21 dan 21-18

Bao Yixin/Yu Xiaohan (Tiongkok) vs Huang Yaqiong/Tang jinhua(Tiongkok) 8-21, 21-14 dan 21-17

Chen Hung Ling/Chi-lin Wang (Taiwan) vs Takuto Inoue/Yuki Kaneko (Jepang) 21-14 dan 21-6

Wang Yilyu/Huang Dongping (Tiongkok) vs Liao Min Chun/Chen Hsiao Huan (Taiwan) 21-14 dan 21-10

Tian Houwei (Tiongkok) vs Qiao Bin (Tiongkok) 21-15, 15-21 dan 21-16

Baca juga: [Audisi Umum 2017] PB Djarum Mencari Atlet U13 dan U11 Bermental Juara