Turnamen Internasional
Home > Berita > Turnamen Internasional > Tradisi Penyambutan Juara All England Ditiadakan
17 Maret 2020
Tradisi Penyambutan Juara All England Ditiadakan
 
 

Tak seperti biasanya, jika di tahun-tahun sebelumnya ada atlet Indonesia yang menjuarai ajang All England selalu disambut meriah. Namun tidak bagi Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, yang baru saja menjadi kampiun ganda campuran All England 2020.

Praveen/Melati terpaksa tak mendapat sambutan di Bandara Soekarno-Hatta, sesuai putusan PP PBSI, seiring terus bertambahnya kasus Covid-19 di Tanah Air. Tak hanya itu, Seluruh aktivitas wawancara langsung dengan media di dalam dan luar pelatnas juga sementara ditunda hingga para atlet selesai masa isolasi mandiri.

Selain itu pula, PP PBSI memperketat aturan di kawasan pelatnas. Di antaranya adalah bahwa atlet pelatnas sama sekali tidak diperbolehkan keluar area pelatnas, termasuk di hari Rabu, Sabtu dan Minggu, kecuali ada keperluan mendesak. Itu pun harus mendapat izin dari pelatih, juga harus mengantongi izin dari dokter PBSI.

Baca juga : PBSI Jalani Isolasi Mandiri Untuk Tim Yang Baru Pulang Dari All England

PP PBSI juga menutup akses pelatnas bagi semua tamu sampai dua pekan ke depan. Hal ini dijelaskan dalam Surat Edaran nomor 158/0.5/III/2020 yang diterbitkan PP PBSI pada hari ini perihal Peraturan Pencegahan Covid-19.

Kegiatan atlet juga dibatasi pada latihan dan istirahat di asrama. Dalam sebulan ke depan, seluruh turnamen nasional dan internasional resmi dibatalkan. Program latihan atlet hingga hari ini tetap berjalan seperti biasa.

Khusus bagi tim All England, selama masa isolasi akan tetap menjalani latihan, dengan catatan bahwa mereka akan menggunakan lapangan, fasilitas dan jadwal latihan yang terpisah dari atlet pelatnas yang lain. PBSI juga akan menentukan SOP penggunaan ruang gym, termasuk pengaturan jadwal latihan dan sterilisasi ruangan dan alat fitness menggunakan disinfektan. (ah)

Sumber : Badmintonindonesia.org