Turnamen Internasional
Home > Berita > Turnamen Internasional > [Piala Sudirman 2019] Indonesia di Ujung Tanduk
25 Mei 2019
[Piala Sudirman 2019] Indonesia di Ujung Tanduk

Posisi tim Indonesia yang bertanding di babak semifinal Piala Sudirman 2019 pada hari ini (25/5) berada diujung tanduk. Harapan untuk meraih angka melalui Anthony Sinisuka Ginting akhirnya pupus. Anthony menyerah di tangan pemain Jepang Kento Momota dalam dua game 17-21, 19-21. Meski kalah, apa yang telah diperjuangkan oleh Anthony patut diberikan apresiasi. Anthony telah mengeluarkan seluruh kemampuan terbaiknya.

Pertandingan antara dua pebulutangkis dunia ini sangat menarik untuk disaksikan. Baik Anthony maupun Momota memperlihatkan kemampuan kelas dunia. Kedua pemain andalan negaranya masing-masing menerapkan permainan rally. Anthony yang sempat tertingal 12-17 terus mencecar sisi forehand lawan. Dengan taktik ini, ia bisa memperpendek jarak perolehan angka menjadi 16-17. Sayangnya beberapa kesalahan yang dibuat Anthony membuatnya menyerah di game pertama dengan 17-21.

Pertandingan lebih menarik terjadi di game kedua. Secara bergantian kedua pemain ini memimpin dalam perolehan angka. Anthony yang sudah berjuang maksimal akhirmya harus menerima pil pahit. Ia harus menyerah tipis 19-21 dari pemain nomor satu dunia asal Jepang Kento Momota.

"Pertama-tama saya mengucap syukur, Puji Tuhan bisa main baik hari ini meskipun hasilnya belum seperti yang kita harapkan bersama-sama. Tadi overall saya main lebih baik dibanding waktu lawan (Viktor) Axelsen. Pertemuan sebelumnya memang lebih seringnya ketat. Saya lihat dari poinnya dari awal sampai akhir kejar-kejaran," ujar  Anthony kepada badmintonindonesia.org.

"Di game kedua saat poin-poin kritis, saya merasa dia lebih inisiatif untuk menyerang. Sebelum di poin kritis, dia banyak main reli dan ngasih saya kesempatan untuk menyerang. Di game kedua 18-18 dia dapat lucky ball, sama-sama tegang pasti. Agak nyesal sih, sebenarnya masih bisa," smbungnya.

Kekalahan dari Anthony membuat harapan Indonesia kini bertumpu pada pasangan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu. Greysia/Apriyani akan menantang ganda putri nomor satu dunia dari Jepang Wayu Matsumoto/Wakana Nagahara. (AR)