Turnamen Nasional
Home > Berita > TURNAMEN INTERNASIONAL > [All England Super Series Premier 2013] Tiga Ganda Campuran Kuasai Semifinal
09 Maret 2013
[All England Super Series Premier 2013] Tiga Ganda Campuran Kuasai Semifinal
 
 

Harapan PB PBSI untuk meraih gelar juara dari nomor ganda campuran pada kejuaraan  All England Super Series Premier 2013, semakin mendekati kenyataan.  Tiga pasang ganda campuran Indonesia sudah berada pada babak semifinal dan mengepung satu-satunya ganda campuran dari China. Kemenangan tiga ganda campuran Indonesia di babak perempat final kemarin begitu menegangkan. Semuanya menang secara dramatis dan harus melalui ruber game. Bahkan pasangan Muhammad Rijal/Debby Susanto mampu membuat pendukung Indonesia yang datang ke stadion Wembley, London, berteriak histeris ketika mereka mampu memenangkan pertandingan melawan unggulan pertama Xu Chen/Ma Jin dari China.

Tak kalah hebatnya, pasangan kakak beradik Markis Kido/Pia Zebadiah Bernadeth membungkam unggulan keenam dari Thailand Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam. Sementara Pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir mengalahkan ganda Polandia Robert Mateusiak/Nadiezda Zieba.

Turun bertanding di partai terakhir lapangan tiga menghadapi pemegang medali perak Olimpiade London 2012 Xu Chen/Ma Jin, tak membuat Rijal/Debby gentar. Mereka sudah bisa melupakan kekalahan pertama dari pasangan China yang terjadi pada kejuaraan Asia 2011 lalu. Di game pertama ganda China tampil menyerang. Berulang kali smash keras pemain China membombardir pertahanan pasangan Indonesia. Banyak angka di dapat dari smash keras pasangan China. Dengan smash keras pula membuat mereka unggul di game pertama dengan 21-16.

Di game kedua, pasangan Indonesia memanfaatkan celah kelemahan ganda China yang sepertinya kehilangan konsentrasi. Setelah angka sama 9-9 pasangan Indonesia melesat dan menang jauh dengan 21-13.

Pertandingan semakin menegangkan di game ketiga. Jauh tertinggal di awal game ketiga dengan 4-10, Rijal/Debby berbalik unggul dengan 11-10. Di penghujung game ketiga, pasangan Indonesia lagi lagi tertinggal dengan 16-18. Hanya dalam satu kali service di tangan, ganda Indonesia mengambil game ketiga dengan kemenangan dan mengunci angka pasangan China. Rijal/Debby menang dengan 21-18. 


Pertandingan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir tak kalah serunya. Pasangan Indonesia yang terlambat panas, kalah di game pertama dari pasangan Polandia Robert Mateusiak/Nadiezda Zieba dengan 12-21. Di game kedua pasangan Indonesia bangkit. Liliyana Natsir mulai memegang komando pertandingan. Permainan di depan jaring Liliyana semakin solid sementara Tontowi menggenapi dengan gebukan kerasnya. Game kedua mutlak milik pasangan Indonesia dengan 21-14. Di game ketiga tanda-tanda kemenangan untuk pasangan Indonesia belum terlihat. Banyaknya kesalahan yang di buat ganda Indonesia di awal game ketiga memberikan angka percuma bagi lawan dan membuat lawan unggul sementara dengan 6-10. Beruntung lawan juga membuat kesalahan yang sama dan sempat berbagi angka pada 11-11. Ganda Indonesia seperti mendapat angin segar. Permainan Tontowi maupun Liliyana semakin membaik. Pukulan silang yang menjadi ciri khas ganda Polandia bisa di antisipasi. Tontowi/Liliyana melesat di penghujung game ketiga dengan 20-17. Liliyana yang memegang service terakhir gagal menyeberangkan bola ke lapangan lawan. Kemenangan ganda Indonesia tertahan pada 20-18. Satu angka penentu akhirnya didapat ganda Indonesia. Smash keras Tontowi ke arah Robert tak mampu di kembalikan dan membuat pasangan Indonesia menang dengan 21-18.

“Kami startnya lambat, pemainan depan saya juga kurang. Kualitas pukulan pasangan Polandia ini bagus. Sekali salah buang bola bisa berbahaya,” ujar Liliyana menganalisa. “Mungkin karena belum pernah bertemu, jadi kami masih meraba-raba permainan lawan seperti apa. Jadi pertandingannya ramai,” timpal Tontowi.

Kemenangan pasangan Kakak Beradik Markis Kido/Pia Zebadiah Bernadeth dari pasangan Thailand Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam menggenapi kesuksesan ganda campuran Indonesia. Tanpa berbekal unggulan, ganda Indonesia ini menang dengan angka sangat ketat 18-21, 22-20, 22-20.

Satu tempat final sudah pasti di tangan Indonesia. Dua pasang ganda campuran Indonesia akan saling berhadapan. Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir akan menghadapi rekannya sendiri Markis Kido/Pia Zebadiah Bernadeth. Sementara tugas berat di pikul Muhammad Rijal/Deby Susanto. Agar bisa tercipta final sesama pemain Indonesia, sekaligus mengamankan gelar juara ganda campuran, Rijal/Debby mesti bisa menghentikan ganda China Zhang Nan/Zhao Yunlei. Pasangan China inilah yang menggagalkan usaha Fran Kurniawan/Shendy Puspa Irawati  dengan 15-21, 22-10, 16-21 untuk menciptakan sapu bersih tempat semifinal. (AR)