Turnamen Internasional
Home > Berita > Turnamen Internasional > [Denmark Open 2018] Kevin/Marcus Unggulan Pertama
16 Oktober 2018
[Denmark Open 2018] Kevin/Marcus Unggulan Pertama

Usai dari Belanda, kejuaraan bulutangkis seri Eropa kembali berlanjut dan kali ini Denmark menjadi tujuan berikutnya. Denmark Open 2018 memang menjadi kejuaraan bulutangkis yang menjadi incaran bagi para pemain bulutangkis dunia. Disamping memang merupakan kewajiban hadir  bagi para pemain sepuluh besar dunia, kejuaraan ini juga menyediakan hadiah besar, yakni US$ 750.000,-. Tak salah jika turnamen yang diselenggarakan di Odense, Denmark kebajiran pemain terbaik dunia.

Indonesia pun tak mau kalah. Pasukan merah putih menurunkan para pemain terbaiknya di sektor ganda putra. Lokomotif pasukan Indonesia tetap dipimpin oleh pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. Pasangan nomor satu dunia ini datang ke Denmark sebagai unggulan pertama. Pesaingnya tetap akan datang dari pasangan Tiongkok, Korea, Malaysia, Jepang dan tentu saja tuan rumah Denmark. Ketatnya persaingan langsung terjadi di babak petama. Kevin/Marcus akan ditantang pemain dari Tiongkok He Hiting/Tan Qiang. Ganda Tiongkok berperingkat 15 dunia ini bukan pemain sembarangan. Kevin/Marcus pernah sekali kalah dipertemuan pertama pada kejuaraan Malaysia Open 2018. Saat membalas kekalahanpun Kevin/Marcus harus bertarung rubber game di Japan Open 2018. Dari jalur undian, juga nampak pasangan Denmark, Mads Conrad Petersen/Mads Pieler Kolding yang mungkin akan di temui oleh Kevin/Marcus.

Disamping Kevin/Marcus, Indonesia juga menyertakan pasangan senior Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. Akan menarik jika terjadi pertemuan antara Ahsan/Hendra dengan pemain Denmark Mathias Boe/Carsten Mogensen . Dan ini mungkin terjadi, karena mereka berdua berada dalam satu jalur undian.

Lalu ada pasangan Berry Angriawan/Hardianto. Namun sayang, pasangan ini sudah harus bertemu dengan unggulan ke enam Mads Conrad Petersen/Mads Pieler Kolding di babak pertama. Undian tak kalah buruknya juga diterima oleh pasangan Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso. Juara Dutch Open 2018 ini langsung dihadapkan dengan unggulan kedua dari Tiongkok Li Junhui/Liu Yuchen.

Satu pasang ganda putra lainnya, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto mundur dari kejuaraan ini. Website resmi PBSI memberitakan jika ganda yang saat ini ada di peringkat delapan dunia terpaksa harus menginggalkan karpet hijau karena Fajar harus kembali ke tanah air. Aryono Miranat, pelatih ganda putra Indonesia juga membenarkan atas hal ini. “Memang Fajar/Rian tidak bisa ikut Denmark Open dan French Open, karena ada keluarga Fajar yang sakit. Jadi Fajar harus pulang,” tuturnya. (AR)