Turnamen Internasional
Home > Berita > Turnamen Internasional > [Badminton Asia Team Champihonships 2018] Inventasi Pemain Jangka Panjang
13 Februari 2018
[Badminton Asia Team Champihonships 2018] Inventasi Pemain Jangka Panjang

Tim bulutangkis putra Indonesia berhasil mempertahankan gelar juara pada kejuaraan Badminton Asia Team Championships 2018 yang berlangsung di Malaysia 6 hingga 11 Februari lalu. Di babak final yang digelar Minggu (11/2), Jonatan Christie dan kawan-kawan membekuk tim kuat Tiongkok dengan skor akhir 3-1.

Indonesia masih tetap mempertahankan komposisi para pemain muda seperti Ihsan Maulana Mustofa, Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting di tambah Firman Abdul Kholik di tunggal serta Kevin Sanjaya Sukamuljo di ganda. Mereka disandingkan dengan pemain yang lebih senior seperti Hendra Setiawan, Mohammad Ahsan, Angga Pratama, Rian Agung Saputro dan Marcus Fernaldi Gideon. PBSI sengaja memilih untuk tetap mengandalkan sejumlah pemain muda di barisan tunggal pada kejuaraan yang dijadikan ajang penyisihan Piala Thomas.

Kebijakan yang ditempuh PBSI sama seperti yang telah dilakukan dua tahun lalu, saat kejuaraan serupa yang dilaksanakan di Hyderabad, India. Kala itu PBSI dengan berani mengusung sejumlah pemain muda yang masih belum mumpuni. Resiko menanggung kekalahan sudah dipertimbangkan masak-masak oleh PBSI. Trio pemain Ihsan Maulana Mustofa, Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie adalah pemain yang diusung oleh PBSI bersama-sama dengan Tommy Sugiarto di tunggal. Rupanya PBSI tak salah pilih. Justru melalui pemain muda inilah di tambah pemain senior di ganda putra, gelar juara bisa dibawa pulang ke tanah air.

Baca juga: Kemenpora Guyur Tim Indonesia Rp 5 Milyar

Dalam babak final, para pemain muda menyumbangkan angka kemenangan saat bertemu Jepang. Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie  bahu membahu bersama Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi melumat Jepang dalam drama babak final dengan skor 3-2.

Apa yang telah dilakukan oleh PBSI dengan menurunkan para pemain muda memang suatu keputusan yang tepat. Munculnya nama-nama pemain muda yang berkibar di kejuaraan beregu Asia adalah atas usaha pembinaan dan kesempatan yang sudah lama dilakukan dan diberikan oleh PBSI. Dan Indonesia memang sangat berharap akan munculnya kembali bintang-bintang baru penerus kejayaan bulutangkis Indonesia. Indonesia kini tinggal memetik hasil dari jerih payah yang telah di lakukan selama ini. Para pemain muda, sepertinya telah siap menerima tongkat estafet kejayaan bulutangkis Indonesia. Inilah hasil investasi pemain jangka panjang yang telah dilakukan oleh PBSI selama ini. (AR)

Baca juga: [Djarum Badminton All Stars 2018] Pertarungan yang Hanya Ada di Djarum Badminton All Stars