Turnamen Internasional
Home > Berita > Turnamen Internasional > [Chinese Taipei Open Grand Prix Gold 2015] Edi/Gloria : “Lebih Kerja Keras”
01 Januari 2005
[Chinese Taipei Open Grand Prix Gold 2015] Edi/Gloria : “Lebih Kerja Keras”
 
 

Kejuaraan bulutangkis Chinese Taipei Open Grand Prix Gold 2015 akan memulai babak utama. Persaingan kejuaraan yang menyediakan hadiah total sebesar USD 200.000,- menjadi lebih ketat dengan hadirnya bintang-bintang bulutangkis dunia. China datang dengan kekuatan penuh. Ada peringkat satu dunia di ganda campuran Zhang Nan/Zhao Yunlei dan juara BCA Indonesia OpenSuper Series Premier 2015 Xu Chen/Ma Jin. Ganda campuran terbaik Eropa Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen juga memastikan ikut hadir.

Ketatnya persaingan juga di rasakan oleh pasangan Edi Subaktiar/Gloria Emanuelle Widjaja. Pasangan yang pernah sama-sama mencicipi sebagai juara Dunia Junior ini merasakan kerasnya perjuangan di mulai dari babak pertama. Bagaimana tidak, Edi/Gloria di babak pertama sudah harus menghadapi unggulan ke-5 asal China Lu Kai/Huang Yaqiong.

Besok (15/7) harus kerja keras,” tutur Gloria. Edi pun sependapat dengan rekannya. Pasangan China yang kini ada di peringkat 6 dunia pernah di hadapi Edi/Gloria pada kejuaraan bulutangkis Malaysia Open Grand Prix Gold 2014. Saat itu pasangan Edi/Gloria menyerah dengan rubber game 21-19, 13-21, 15-21.  “Waktu itu kami kurang konsisten,” tutur Edi.

Edi pun berharap pertemuan kedua nanti ia dan Gloria akan berkerja keras dan berjuang habis-habisan. “Strategi besok, kita tidak mau kalah dari mereka. Serang dulu supaya mereka tertekan dan merusaha menciptakan serta memanfaatkan peluang sekecil apapun,” tutur pemain yang biasa di sebut dengan Obama. “Ga ada kiat khusus. Besok kita akan berdoa sambil bekerja keras,” sambung Gloria.

Meski lapangan yang ada di venue Taipei Arena sedikit berangin, namun hal ini tidak terlalu mengganggu bagi Edi Subaktiar. “Lapangan agak berangin, tapi semoga tidak terlalu mengganggu. Kalopun mengganggu lawan juga akan ngerasain, jadi kami tidak akan jadikan angin sebagai alasan,” pungkasnya.