Turnamen Internasional
Home > Berita > Turnamen Internasional > [All England 2018] Hafiz/Gloria Berharap Jadi Penerus Owi/Butet
17 Maret 2018
[All England 2018] Hafiz/Gloria Berharap Jadi Penerus Owi/Butet

Langkah Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja di All England 2018 akhirnya harus terhenti. Setelah menciptakan kejutan dengan menghentikan langkah Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir di babak kedua, mereka akhirnya dipaksa mengakui keunggulan wakil Tiongkok, Zhang Nan/Li Yinhui dalam drama tiga game pada Jum’at (16/3).

Kalah 14-21 di game pertama, Hafiz/Gloria bisa mencuri kemenangan di game kedua dengan 21-18. Di game ketiga pun mereka sempat unggul 13-11, namun akhirnya mereka harus kehilangan tiket ke semifinal setelah di game ketiga mereka dipaksa menyerah 18-21.

“Intinya kami kurang kuat tahan fokus di akhir-akhir, seharusnya kami bisa menahan unggul satu demi satu poin dan lebih tenang. Bukannya menekan malah keenakan mainnya, jadi terbalik posisinya,” kata Hafiz seperti dilansir oleh badmintonindonesia.org.

Baca juga: [All England 2018] Praveen/Debby Gagal Atasi Ganda Denmark

“Pasangan Tiongkok ini banyak mengarahkan bola ke atas ke arah saya terus. Sebetulnya kami secara permainan sudah bisa mengikuti mereka. Tetapi kami belum stabil, kadang kami kendor, kadang kami kencang. Lawan juga lebih ketolong sama pengalaman, saat poin genting mereka lebih tenang, kami belum bisa kuasai keadaan,” tambah Hafiz.

“Memang saat finishing, fokus kami kurang. Sebetulnya lawan juga mulai kendor, tetapi tadi ya kuat-kuatan fokus saja,” ujar Gloria.

Ini adalah perempat final pertama bagi Hafiz/Gloria di turnamen berlabel BWF World Super Tour 1000 ini. Mereka pun berharap bisa mengikuti jejak seniornya.

“Kami usahan maksimal di tiap turnamen, mudah-mudahan bisa jadi penerus Tontowi/Liliyana. Mereka tekun, kalau latihan, tiap program mereka habiskan. Kalau kami mau bagus seperti mereka ya kami harus lebih dari itu, di setiap latihan usahakan maksimal habiskan program, kalau masih ada tenaga, tambahan sendiri,” ungkap Hafiz.

“Berharap sih pasti jadi penerus mereka, di saat ada kesempatan kami harus pergunakan. Dari kesempatan kami bisa ambil atau tidak?” pungkas Gloria.

Di All England kali ini, Indonesia kini tinggal berharap pada Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. Mereka berhasil melaju ke babak semifinal dan akan berhadapan dengan Mads Conrad Petersen/Mads Pieler Kolding dari Denmark pada Sabtu (17/3).(RI)

Baca juga: [All England 2018] Kevin/Marcus Melesat ke Semifinal