Turnamen Internasional
Home > Berita > Turnamen Internasional > [BCA Indonesia Open Super Series Premier 2015] Semangat Febe Luar Biasa
01 Januari 2005
[BCA Indonesia Open Super Series Premier 2015] Semangat Febe Luar Biasa
 
 

Semangat Febe Luar Biasa

Melihat penampilan pemain tunggal putri Indonesia Maria Febe Kusumastuti kemarin (5/6) sungguh membuat dada berdegup kencang. Bagaimana tidak, ia yang bermain dengan paha dibebat dan berjalan terpincang-pincang memperlihatkan semangat juang yang luar biasa. Bak banteng ketaton, pemain putri asal klub PB Djarum ini berjuang hingga titik darah penghabisan. Berkali-kali ia harus menjangkau bola dengan menjatuhkan badan. Febe yang kesulitan menjangkau bola depan sengaja menjulurkan badan demi menghalau bola Yui Hasimoto, pemain putri asal Jepang yang menjadi lawannya. Sang lawanpun sempat beberapa kali frustasi. Beberapa kali bola yang semestinya bisa menghasilkan angka justru mentah. Namun sayang, dewi keberuntungan belum berpihak padanya. Ia menyerah setelah mengajak lawan bermain ruber game. Penampilan pemain yang biasa di sebut Febe ini setidaknya memberikan pelajaran bagi pemain lainnya untuk tidak gampang menyerah dan tetap bersemangat sampai pertandingan berakhir.

Speed Games

Salah satu gerai permainan yang ramai di kunjungi oleh para pengunjung adalah adu kecepatan dalam melancarkan smash. Para pengunjung beramai-ramai ingin mencoba beradu unjuk kekuatan. Tingginya animo pengunjung membuat antrian mengular panjang. Permainan sendiri begitu sederhana. Petugas memberikan umpan dengan cara melempar shutlecock kepada peserta. Kemudian tugas dari peserta adalah memukul bola keras-keras kedalam bidang yang telah ditentukan. Kemudian sensor membaca kecepatan bola dan hasil kecepatan akan langsung terpampang di papan petunjuk kecepatan. Kesempatan yang di berikan panitia untuk peserta ada sebanyak tiga kali. Dan setiap peserta memiliki kesempatan untuk mendapatkan hadiah. Semakin kencang pukulannya, maka hadiah besar akan bisa dibawa pulang. Peserta di tantang untuk memecahkan rekor dari pemain nasional Mohammad Ahsan yang memiliki kecepatan 255. Anda ingin mencoba ??

Foto

Malam yang semakin larut tak lantas membuat pengunjung beranjak pulang ke rumahnya masing-masing. Semakin malam justru para pengunjung semakin ingin mengabadikan diri di depan ornamen-ornamen yang di buat oleh panitia. Tempat yang paling banyak diminati untuk foto adalah area di dekat TV Layar besar , persis setelah masuk area Istora Senayan. Di sinilah pengunjung biasa memotret dirinya sendiri atau bersama temannya. Temaramnya lampu dengan aneka warnanya menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.