Wawancara
Home > Berita > Wawancara > Bincang Santai Bersama Cisita Joity Jansen
06 Juli 2009
Bincang Santai Bersama Cisita Joity Jansen

Dari decit bunyi sepatu dilantai lapangan serta sesekali teriakan keras terdengar setelah melakukan ayunan smes, tampak seorang atlet putri PB Djarum dengan mimik yang serius dalam berlatih bulutangkis di GOR Djarum, Petamburan- Jakarta, Selasa malam (16/06/09). Berdasarkan informasi yang diperoleh, disela- sela kesibukannya sebagai pemain beberapa waktu yang lalu ia sempatkan waktunya untuk ikut serta didalam syuting Film King yang dibuat oleh Alenia Pictures. Berikut petikan wawancara yang diperoleh.

PB Djarum : Selamat malam Cisita, terimakasih atas kesediaan waktu yang kamu berikan. Bisa cerita sedikit tentang sejarah kamu bergabung dengan PB Djarum ?

Cisita : Waktu itu saya direkrut pada Januari 2007 sebelum usia tujuh belas tahun. Saya memiliki prestasi juara pertama kelompok umur remaja tunggal putri wilayah DKI Jakarta pada tahun 2005, pernah juga ikut turnamen Singapore Cheers 2005 meraih juara ketiga.

PB Djarum : Selama bergabung di PB Djarum, prestasi apa aja yang sudah pernah kamu raih ?

Cisita : Saya pernah meraih juara ketiga untuk Sirkuit Nasional di Tegal pada tahun 2007 dan tahun 2008. Lalu juara kedua di JPGG di Surabaya tahun 2007, juara kedua Astec Open Jakarta 2008.

PB Djarum : Tadi saya lihat kamu berlatih sebagai pemain ganda disini. Sejak kapan bermain ganda ?

Cisita : Mulai pertengahan tahun lalu saya berlatih sebagai pemain ganda

PB Djarum : Kesan- kesan kamu bagaiman selama bergabung di PB Djarum, dilihat dari berbagai fasilitas dan kualitas pelatihan ?

Cisita : Senang, bangga, enjoy

PB Djarum : Maksudnya ?

Cisita : Senang dan bangga, karena mau bergabung di PB Djarum itu sangat sulit karena tingkat persaingannya ketat. Banyak orang yang berminat ingin masuk PB Djarum. Saya sangat bersyukur banget bisa disini.

PB Djarum : Apakah itu sudah menjadi bagian dari rencana kamu ingin bergabung dengan PB Djarum ?

Cisita : Ya, dari awal terjun di dunia bulutangkis,

PB Djarum : Alasannya kenapa ?

Cisita : Karena PB Djarum banyak mencetak pemain –pemain bagus, lalu fasilitas dan sarananya benar- benar mendukung. Klub PB Djarum adalah nomor satu di Indonesia.

PB Djarum : Sewaktu di GOR Djarum Kudus, kamu dilatih oleh siapa ?

Cisita : Waktu itu sebagai pemain tunggal dilatih oleh Fang Kaixiang. Sekarang sebagai pemain ganda, saya dilatih oleh Denny Kantono.

PB Djarum : Baru- baru ini khan kamu ikut syuting dalam film King, kamu berperan sebagai apa didalam film tersebut ?

Cisita : Saya berperan sebagai salah satu atlet PB Djarum.

PB Djarum : Kesanmu bagaimana dalam ikut syuting dan melihat cuplikan film tersebut?

Cisita : Syutingnya benar- benar melelahkan (sambil tertawa lepas).

PB Djarum : Lebih terasa capek mana, syuting atau latihan bulutangkis ?

Cisita : Lebih capek syuting, dimulai jam 6 pagi sampai jam 23.30 kita harus stand by di lokasi syuting. Selama tiga hari berturut- turut, tetapi terasa asyik karena suasananya enjoy antara pemain dan kru yang ada disana.

PB Djarum : Bagaimana dengan cuplikan yang sudah kamu lihat ?

Cisita : Wah... bagus banget deh. Diharapkanlah dari film ini bisa menambah minat masyarakat untuk menggeluti bulutangkis. Karena menurut saya prestasi bulutangkis Indonesia pada saat ini menurun, sehingga mengurangi minat untuk serius di bulutangkis. Lalu, dari film tersebut dapat dilihat bagaimana seorang atlet atau calon atlet dalam menjalani perjuangan hidupnya.

PB Djarum: Kesan lainnnya ada ?

Cisita : Iya, dari film tersebut punya pesan moral, kerja keras dan disiplin, serta harus mempunyai semangat ”empat lima” dalam menggapai cita- cita. Karena tidak mudah meraih cita- cita, butuh pengorbanan.

PB Djarum: Cisita, terimkasih atas waktu luang yang diberikan. Sukses selalu buat kamu.