Wawancara
Home > Berita > Wawancara > Wawancara Bersama Didit Juang Indriarto
18 Desember 2011
Wawancara Bersama Didit Juang Indriarto

Perjuangan Didit Juang Indriarto di Pertamina Open 2011 harus terhenti di semifinal. Di babak semifinal Didit bersama pasangannya, Praveen Jordan gagal mengatasi seniornya, Rendra Wijaya/Rian Sukmawan. Mereka kalah 21-19, 14-21 dan 21-12. Meski kalah, Didit dan Jordan sendiri menampilkan performa yang cukup baik diantaranya dengan mengalahkan pasangan Markis Kido/Hadi Saputra di perempat final. Berikut petikan wawancara PBDjarum.org bersama dengan Didit.

PB Djarum : Didit, bagaimana menurut kamu tentang permainan di semifinal?
Didit : Di game pertama dan kedua kami bisa mengimbangi, hanya saja memasuki game ketiga kami terlambat merubah pola permainan, dan juga banyak melakukan kesalahan sendiri. Jadi malah menguntungkan lawan, intinya kalah pinter dan kalah pengalaman.

PB Djarum : Pertandingan mana di Pertamina Open ini yang menurut kamu paling berkesan?
Didit : Di kejuaraan ini ya di perempat final kemarin, saat mengalahkan Kido/Hadi. Saya juga sebetulnya tidak menyangka bisa mengalahkan mereka, tetapi dengan bermain baik saya bersyukur bisa menang, meski tetap kecewa kalah di semifinal

PB Djarum : Di kelas dewasa kan hadiahnya cukup besar untuk seusia kamu, rencana kamu apa nih terhadap uang hasil kejuaraan?
Didit : Ditabung saja buat masa depan, tapi yah 20% dipake buat jalan-jalan lah hehe..

PB Djarum : Apakah di sepangjang 2011 ini, sudah cukup puas dengan performa permainan kamu dan Jordan?
Didit : Sudah hampir satu tahun dipasangkan dengan Jordan, sudah lumayan kompak, meskipun jika dilapangan memang masih sering banyak error sendiri. Sepanjang 2011 yang paling berkesan di Kejurnas (Kejuaraan Nasional) kemarin, bisa tembus sampai final, yang lainnya kan hanya sampai semifinal.

PB Djarum :Untuk Kejurnas kemarin, bagaimana kamu mempersiapkannya? Dan apakah kamu puas dengan hasilnya?
Didit : Persiapan Kejurnas sekitar dua bulan. Meskipun sampai final, tetap masih agak kurang puas ya, karena belum juara hehehe..

PB Djarum : 2011 sudah hampir berakhir, ada resolusi baru untuk 2012?
Didit : Untuk tahun depan, ya semua orang pasti berharap lebih baik. Saya juga ingin bisa meningkatkan kemampuan dan prestasi sebaik mungkin, dan target pribadi saya, saya ingin bisa menembus ranking 50 dunia tahun depan.

PB Djarum : Mulai tanggal 19 Desember, PB Djarum kan libur, apa rencana kamu untuk liburan?
Didit : Liburan? Ya paling pulang ke rumah di Purwodadi, biasanya kalau liburan saya mengunjungi saudara, tapi kali ini liburnya lama, malah kelamaan bagi saya. Soalnya kalau liburan dirumah kadang bosan. Cuma makan sama tidur saja.

PB Djarum : Wah biasanya orang-orang senang liburan lama, memang menurut kamu liburan ideal itu berapa lama?
Didit : Iya kalau kelamaan jadi bosan juga. Paling hanya latihan lari untuk jaga kondisi sisanya ya makan sama tidur, kayakaya liburan itu tiga atau empat hari cukup.

PB Djarum : Oke Didit, terima kasih atas waktu untuk wawancara, sukses terus dan selamat telah mencapai semifinal di Pertamina Open
Didit : Iya, sama-sama