Wawancara
Home > Berita > WAWANCARA > Menuju Seleknas Nomor Ganda Campuran
22 Februari 2010
Menuju Seleknas Nomor Ganda Campuran
 
 

Yayu : "Lawan Terberat Adalah Teman Sendiri"

Enam pasang ganda campuran yunior terbaik Indonesia akan bertarung untuk memperebutkan posisi di Pelatnas PBSI dalam seleksi Nasional (23 Feb - 3 Mar). Dua diantaranya berasal dari Klub PB Djarum yakni pasangan Muhammad Ulinnuha/Jenna Gozali dan Didit Juang Indriyanto/Yayu Rahayu. Pemanggilan kedua pasang pemain ini sangatlah beralasan karena prestasi mereka yang semakin mengkilap dalam setahun terakhir. Muhammad Ulinnuha/Jenna Gozali merupakan juara Dutch Open Junior dan runner-up German Open Junior 2009. Sedangkan Didit/Yayu meraih gelar juara Internasional di turnamen Tangkas Open Junior 2009. Kedua pasang pemain PB Djarum ini akan beradu kebolehan dengan Ricky Karanda/Ayu Pratiwi (Mutiara Bandung), Budi Hartono/Aurien Hudiono (Mutiara/ JR Suryanaga), Ricky Widianto/Varielle Prilsasi (Wima/JR Suryanaga) dan Nurwahid Ardianto/Heni Nugraheni (JR Suryanaga).

Salah satu pemain PB Djarum, Jenna Gozali mengakui lawan yang bakal dihadapinya cukup berat. "Untuk persiapan kita sudah cukup ditambah bekal keyakinan untuk menang. Lawan terberat kemungkinan datang dari rekan satu klub Didit/Yayu serta pasangan Ricky/Variella," ungkap Jenna. Bagi Jenna Gozali bermain di ganda campuran maupun ganda putri tidak menjadi masalah. "Kalau masuk di Pelatnas, terserah pelatih saja apa fokus diganda campuran atau bisa bermain diganda putri." Ini dapat dimaklumi karena Jenna seperti juga pasangannya Muhammad Ulinnuha sering bermain rangkap. Jenna juga menambahkan bahwa memenangkan Seleknas ini merupakan salah satu target disamping keinginannya untuk bisa menambah prestasi di tingkat Internasional.

Senada dengan Jenna Gozali, pemain putri Djarum lainnya Yayu Rahayu sudah melakukan persiapan dengan maksimal. "Lawan terberat kami nanti adalah teman sendiri, Muhammad Ulinnuha/Jenna Gozali," tutur Yayu. "Target saya bermain semaksimal mungkin," ungkap Yayu lebih lanjut. Pasangan Yayu, Didit Juang Indrianto akan bertarung rangkap diganda putra. Demikian pula halnya dengan pasangan Jenna Gozali, Muhammad Ulinnuha. Ini membuat peran para pemain putri ini cukup besar untuk menjadi motor ketika pasangannya mengalami kelelahan. Tetapi bagaimanapun juga baik Didit maupun Ulinnuha sudah terbiasa dengan tugas rangkap dan ditunjang dengan stamina yang baik. Akankah kedua pasang PB Djarum ini akan mengungguli lawan-lawannya? Siapa pula yang terbaik diantara mereka? Jawaban ada dibabak akhir Seleknas nanti. (HK)